User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Semua orangtua tentunya mengharapkan seorang anak yang tumbuh sehat dan berguna bagi orang banyak. Tak terkecuali banyak orangtua yang menginginkan seorang anak akan menjadi pemimpin kelak ketika sudah dewasa. Maka dari itulah memdidik dan membangun jiwa kepemimpinan dalam diri anak harus dilakukan sejak dini.

Pada Zaman sekarang kita banyak menyaksikan berbagai macam fenomena dan berita mengenai pemimpin yang tersandung masalah hukum, oleh karena itu penting sekali bagi anda sebagai orang tua untuk membangun dan menerapkan jiwa kepemimpinan yang amanah dan jujur pada diri anak.

Membangun jiwa kepemimpinan pada anak

Sikap Dasar yang harus diajarkan dalam membangun jiwa Kepemimpinan pada anak

1. Tanamkan sikap percaya diri pada anak

Hal pertama yang harus anda lakukan dalam membangun jiwa kepemimpinan pada anak yaitu dengan menumbuhkan sikap percaya diri. Ajarkan pada anak untuk lebih berani dalam menunjukan kemampuan yang dimilikinya. Dalam menumbuhkan sikap percaya diri pada anak sebaiknya anda menghindari perkataan yang bisa membuat anak merasa tertekan. Gunakanlah kata-kata yang lebih halus ketika memberikan saran atau kritik pada anak.

2. Ajarkan pada anak supaya berani berpendapat atau beropini

Seorang pemimpin harus mempunyai kemampuan untuk beropini dan mempunyai gagasan yang hebat. Anda harus membangun dan mengajarkan semua itu pada anak sejak dini. Selain itu, Anda juga harus memberi pengertian pada anak untuk menghargai pendapat orang lain dan bersikap lapang dada ketika pendapatnya tidak diterima oleh forum. Cara sederhana untuk mengajarkan anak supaya berani berpendapat adalah dengan memberikan kebebasan pada anak untuk mengungkapkan setiap alasan dari tindakan yang diperbuatnya.

3. Menanamkan kejujuran pada anak

Kejujuran adalah salah satu sikap yang sangat penting dalam membangun jiwa kepemimpina pada anak. Kejujuran tidak hanya berlaku ketika menjadi seorang pemimpin, akan tetapi kejujuran akan membawa kebaikan sepanjang masa. Supaya lebih mudah untuk mengajarkan kejujuran pada anak sebaiknya Anda memberikan contoh secara langsung. Dengan begitu anak akan lebih mudah untuk memahami arti kejujuran dan manfaatnya bagi kehidupan.

 

4. Mengajarkan sikap saling menghargaii

Toleransi atau saling menghargai adalah salah satu sikap dasar yang harus diajarkan pada anak. Anda sebagai orangtua dituntut untuk memberi pengertian pada anak mengenai pentingnya menghargai setiap perbedaan. Hal ini sebagai langkah awal dalam membangun jiwa kepemimpinan dalam diri seorang anak. Anak yang memiliki sikap toleransi cenderung lebih mudah untuk menerima kekalahan dan bersikap lapang dada.

 

Itulah beberapa hal yang harus diajarkan pada anak sejak usia dini dalam membangun jiwa kepemimpinan. Karakter baik pada anak merupakan cerminan dari orangtuanya. Dalam hal ini orangtua harus menjadi teladan dan pendidik yang memberikan contoh baik bagi anak-anak. Pendidikan dasar tentang moral dan etika adalah unsur yang paling penting bagi anak disamping pendidikan formal disekolah. Pendidikan yang diberikan oleh orangtua menjadi modal anak untuk tumbuh dan berkembang di dunia luar. Pendidikan tersebut akan menjadi barometer keberhasilan anak dalam menggapai semua cita-cita dan pembentukan jati diri anak.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Outbound Training Perusahaan saat ini telah menjadi salah satu agenda penting dalam perusahaan. Outbound training menjadi salah satu pilihan terbaik program training di indonesia. Tak sedikit perusahaan yang menginventasikan training para karyawannya melalui Outbound Management Training.

Outbound Training merupakan sebuah konsep dimana bukanlah piknik atau latihan didalam ruangan tertutup melainkan kombinasi keduanya sehingga menciptakan sarana belajar dan bersenang-senang. Training Outbound ini lebih berfokus pada prestasi team dan kemampuan untuk mengenal masing-masing pribadi yang ada di kelompok dan memanfaatkan kemampuan anggota sehingga mampu meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerja dalam mencapai sasaran perusahaan.

Dalam dunia bisnis yang super sibuk,manajemen team,komposisi team dan kerjasama team menjadi sebuah keharusan yang sangat penting.Sebuah team yang hebat akan membuat perusahaan luar biasa. Dan untuk tetap menjaga performa team tersebut,training management team menjadi agenda setiap perusahaan besar.

Lokasi Outbound Training biasanya diadakan didaerah pegunungan,bumi perkemahan dan tempat-tempat menarik lainnya Outbound training ini terdiri dari berbagai kegiatan baik fisik dan mental yang sangat menantang. Melibatkan aktivitas fisik seperti trekking,rappeling,turun tebing,flyingfox bahkan olahraga petualangan seperti arung jeram dan panjat tebing.Dinamika team seperti komunikasi,pemecahan masalah,pengambilan keputusan dan pengelolaan target juga menjadi agenda training.

Awalnya latihan team hanya dilakukan didalam ruangan kantor yang dikelilingi dinding tertutup, meskipun terlihat seperti ide bagus namun kenyataannya team akan terpecah menjadi beberapa group kecil berdasarkan minat masing-masing,sehingga tujuan manajemen team tadi kadang tidak terwujud. Bentuk lain dari latihan team adalah olahraga beregu dan piknik kantor yang terkadang sangat sedikit karyawan yang tertarik untuk mengikutinya.

Adapun Manfaat dan tujuan perusahaan mengadakan kegiatan Outbound Training adalah sbb:

1.Sebagai sarana refreshing dan hiburan bagi karyawan

2.Menumbuhkan keakraban antar sesama karyawan

3.Terbentuknya ikatan team dan terbangunnya kepercayaan diri masing-masing individu

4.Mampu mengembangkan,mempertajam dan menyempurnakan kemampuan perilaku dan kualitas dari seorang individu dan juga rasa saling percaya dan saling pengertian antar anggota

5.Membantu team keluar dari zona egoisme dan muncul dengan satu semangat yaitu teamwork, tidak ada lagi bos atau karyawan yang ada adalah individu yang bekerja untuk kemajuan team

6TOGETHER adalah Tujuan utama yang ingin dicapai dari program outbound training karena setiap anggota bekerjasama menuju tujuan yang lebih besar yaitu tercapainya visi dan misi perusahaan dan untuk mencapai itu semua diperlukan kebersaman dan saling mendukung.

Bagi anda yang ingin melakukan outbound training untuk perusahaan,instansi,atau organisasi dan membangun semangat kerja yang tinggi untuk perusahaan anda dengan suasana alami dan outbound dengan harga murah? anda dapat menghubungi kami di +62 31 372 0360-ext(227) atau This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Perubahan-perubahan besar ternyata bermula dari yang kecil. James Wilson dan George Kelling pernah memaparkan “teori jendela rusak”. Teori itu menyatakan bahwa tanda-tanda kekacauan kecil, seperti jendela rusak di rumah susun atau toko yang tidak diperbaiki, bisa mendorong meluasnya perilaku negatif akibat norma sosial yang dikomunikasikannya.

Berbagai riset susulan menyatakan bahwa ketika orang melihat sesamanya melanggar suatu norma sosial, mungkin mereka bukan hanya melanggar norma yang sama, melainkan juga melanggar norma sosial terkait.

Misalnya, para karyawan kantor yang melewati mesin fotokopi dan mesin penghancur kertas sambil memperhatikan bahwa suasana sekitarnya semrawut dan potongan kertas bertebaran dimana-mana, mungkin melanggar norma kantor lainnya dengan meninggalkan cangkir bekas kopi di meja atau meninggalkan tumpahan makanan dan minuman di dapur (dikutip dari The Small BIG, Steve J Martin, et.al, 2014).

Beberapa client Lembah Tentrem Outbound pernah bercerita kepada kami bahwa menghapus coretan-coretan tulisan di kamar mandi di pabrik ternyata menurunkan hilangnya gayung di kamar mandi dan aset perusahaan lainnya. Hal-hal kecil bisa berdampak besar, bisa menurunkan hal-hal negatif, meningkatkan efisiensi, meningkatkan produktivitas.

Secara teori, mengubah perilaku orang memang dengan cara mengubah paradigma atau pikiran seseorang namun untuk mempercepatnya perlu perubahan pada lingkungan. Bahkan beberapa ahli mengatakan “terkadang lebih mudah dan lebih efisien untuk mengubah lingkungan ketimbang pikiran orang lain.”

Waspadalah, terlalu sering membaca, menonton dan mendiskusikan hal yang negatif itu akan memicu perbuatan negatif lainnya. Membiarkan hal negatif terjadi di tempat kerja meski itu kecil bisa membangkrutkan perusahaan. Tentu sebagian Anda masih ingat, ada salah satu perusahaan waralaba kuliner ternama dunia di Amerika Serikat merugi karena salah satu karyawannya mengupload video memasukan kotoran hidung (upil) ke dalam makanan yang dihidangkannya. Upil itu sesuatu yang kecil tetapi berdampak sangat besar.

Mari terus melakukan perubahan, tidak perlu melihat apakah perubahan itu besar atau kecil. Karena berbagai fakta menunjukkan, perubahan kecil bisa berdampak sangat besar bahkan bisa mengubah peta dunia. Bukankah salah satu pemicu runtuhnya tembok Berlin dan pecahnya Uni Soviet menjadi beberapa negara adalah pidato singkat (kecil) Presiden Amerika Serikat Ronald Reagen

Tertarik mengadakan kegiatan Outbound di Surabaya,Pasuruan,Malang,Batu atau Outbound di  Jawa Timur dan sekitarnya dengan harga yang murah dan kualitas terbaik, segera hubungi kami di : +62 31 372 0360- ext (227)/E-Mail  : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. atau www.lembahtentrem.com

 

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Disebuah Perusahaan ataupun organisasi sering dijumpai suatu visi atau misi.Hal tersebut tentu berguna bagi kelangsungan tujuan yang ingin dicapai oleh suatu organisasi. Suatu organisasi yang tidak memiliki visi dan mis yang jelas, Tentulah akan berdampak pada keadaan yang tidak terkontrol serta tidak memiliki gambaran yang jelas mengenai masa depan sebuah organisasi. Oleh karenanya seorang pemimpin sebaiknya membuat sebuah visi yang jelas. Pemimpin merupakan inspirator perubahan dan visioner, yang memiliki peran untuk memberikan arahan yang jelas pada sebuah organisasi.

 

Visi merupakan sebuah daya ataupun kekuatan untuk melakukan suatu perubahan yang mendorong terjadinya proses suatu kreatifitas dari orang-orang yang ada dalam organisasi tersebut. Terdapat dua aspek mengenai visi, yakni Visionary role dan Implementation Role. Artinya pemimpin tidak hanya mampu membangun atau menciptakan visi bagi sebuah organisasi, namun juga mempunyai kemampuan untuk menerapkan visi tersebut kedalam suatu rangkaian yang diperlukan guna mencapai visi tersebut

 

Contohnya adalah sebuah Perusahaan Iklan memiliki Visi "Menjadi salah satu perusahaan iklan yang terdepan dan inovatif dalam memajukan usaha produk dari client" untuk mewujudkan visi tersebut, manajer iklan beserta karyawan mulai menyusun dan membuat serangkaian kegiatan manajemen invoasi terpadu meliputi bagaimana merancang suatu iklan agar bisa menarik konsumen. Didalam hal ini Manajer iklan memiliki peran yang sangat penting dalam hal dukungan komunikasi yang efektif dengan client dan karyawan perusahaan iklan. Komunikasi ini berkaitan dengan manajemen 

 

Seorang pemimpin dalam sebuah organisasi atau perusahaan harus bisa menentukan arah yang jelas bagi bawahannya agar dapat mengoptimalkan kinerja tim sehingga berhasil mencapai tujuan bersama. Inilah yang dinamakan visi.

 

Visi dapat juga didefinisikan sebagai sekelompok ide yang dapat menggambarkan kondisi yang ingin dicapai di masa mendatang, dimana organisasi atau perusahaan akan bergerak dan dibawa menuju ke kondisi tersebut. Visi bukan hanya menunjukkan arah, tetapi juga memberi inspirasi dan menjadi sumber kekuatan bagi para penggerak di dalamnya.

 

Lantas, apa sajakah kriteria visi yang baik? Berikut 6 diantaranya:

 

Imaginable (dapat dibayangkan)

 

Desirable (menarik)

 

Feasible (realistis dan dapat dicapai)

 

Focused (jelas)

 

Flexible (aspiratif dan responsif terhadap perubahan lingkungan)

 

Communicable (mudah dipahami)

 

Keenam kriteria di atas dapat Anda jadikan dasar untuk menentukan visi dan memberikan arah bagi keberhasilan organisasi atau perusahaan Anda di masa depan. Pertanyannya, sudah siapkah Anda mewujudkannya?

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Manajemen dan kepemimpinan adalah hal yang paling krusial dalam menjalankan sebuah organisasi. tanpa keduanya, para anggota organisasi akan kehilangan arah dan tujuan, Bagaikan anak ayam yang kehilangan induknya, Begitu pula dengan perusahaan,jika kita ingin mengoptimalkan kinerja tim untuk mencapai tujuan bersama, dibutuhkan manajemen dan kepemimpinan yang baik.lantas apa yang menjadi perbedaan diantara keduanya?

Menurut John P.Kotter, dalam tulisannya yang berjudul "What Leaders Really Do" di Harvard Business Review pada Desember 2001, ada 3 hal yang mendasari perbedaan antara manajemen dan kepemimpinan. Manajemen terkait dengan perencanaan dan anggaran, Sementara kepemimpinan terkait dengan memberikan arah. Manajemen terkait dengan pengorganisasian dan staffing, Sedangkan kepemimpinan terkait dengan menselaraskan orang,yang terkahir manajemen kepemimpinan menhghadirkan motivasi

Perbedaan Manajemen Dan Kepemimpinan

Dengan motto yaitu Sukses, Sejahtera, dan Mulia, Outbound lembah tentrem adalah satu provider outbound yang menyuguhkan satu sensasi kegiatan outbound yang betul - betul menyatu dengan alam dalam arti yang sebenarnya, dimana seluruh aktifitas betul - betul dilakukan di alam. Hal ini bertujuan agar proses belajar berfikir kreatif yang dilakukan bersama dengan bimbingan instruktur yang berpengalaman dan mumpuni, bisa menemukan atmosfer yang pas, sehingga bisa maksimal diterima oleh peserta. dengan melakukan outbound akan meningkat dan  menumbuhkan kembali semangat kepemimpinan  untuk tidak hanya menjadi yang terdepan, tapi juga pemimpin yang hebat. Para peserta yang mengikuti pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia dari Kubik ini mengaku tersentuh secara emosi dan beberapa orang menyatakan ingin mengubah kebiasaan mereka menjadi lebih positif dan mengambil tanggung jawab terhadap permasalahan yang terjadi.