Membuka otak tengah dengan outbound

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

 

PENGERTIAN, TUJUAN , DAN MANFAAT OUTBOUND

 

A.   Pengertian Outbound

Outbound adalah sebuah proses dimana seseorang mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilainya langsung dari pengalaman memunculkan sikap-sikap saling mendukung, komitmen, rasa puas dan memikirkan masa yang akan dating yang sekarang tidak diperoleh melalui metode belajar yang lain. Outbound dalam pengertian lainnya adalah cara menggali diri sendiri, dalam suasana menyenangkan dan tempat penuh tantangan yang dapat menggali dan mengembangkan potensi, meninggalkan masa lalu, berada di masa sekarang dan siap menghadapi masa depan, menyelesaikan tantangan, tugas-tugas yang tidak umum, menantang batas pengamatan seseorang, membuat pemahaman terhadap diri sendiri tentang kemampuan yang dimiliki melebihi dari yang dikira.

Adapun paradigma dalam kegiatan outbound tentunya sangat cocok untuk diterapkan pada berbagai kelompok usia di dunia pendidikan. Paradigma pembelajaran yang diterapkan adalah :

1. berpusat pada peserta

2. mengembangkan kreativitas peserta

3. kondisi menyenangkan

4. mengembangkan beragam kemampuan

5. menyediakan pengalaman belajar yang beragam

6. belajar melalui berbuat konstekstual

7.  pendidikan adalah proses memanusiawikan manusia kembali

8. meliputi tiga kelompok belajar yaitu : kesadaran magis, kesadaran naif, kesadaran kritis

 

B.   Tujuan dan Manfaaat Outbound

Tujuan outbound secara umum untuk menumbuhkan rasa percaya dalam diri guna memberikan proses terapi diri (mereka yang berkelainan) dalam berkomunikasi, dan menimbulkan adanya saling pengertian, sehingga terciptanya saling percaya antar sesama. Outbound sendiri mengedepankan kegiatan permainan yang mampu menumbuhkan motivasi pada diri pesertanya. Biasanya pola permainan yang diadakan melibatkan kerjasama antar team ataupun masing-masing individu itu sendiri, melatih pikiran dan aktifitas fisik yang memiliki unsur positif. Maka dari itu outbound adalah pilihan tepat bagi semua orang dalam pelatihan pengembangan diri yang fun dan menarik serta tidak membosankan.

sedangkan tujuan diterapkannya metode outbond dalam pembelajaran ini sendiri adalah membentuk kelompok dalam permainan yang bisa memberikan peserta didik sebuah pengalaman baru sehingga menjadi peristiwa penting untuk diceritakan kembali didalam kelas ketika proses pembelajaran berlangsung kembali. Kegiatan belajar di alam terbuka bermanfaat untuk meningkatkan keberanian dalam bertindak maupun berpendapat. Kegiatan outbound membentuk pola pikir yang kreatif, serta meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual dalam berinteraksi. Kegiatan ini akan menambah pengalaman hidup seseorang menuju sebuah pendewasaan diri.

 

C.   Manfaat dari kegiatan dialam terbuka

manfaat dari kegiatan di alam terbuka (outbound), diantaranya :

1. Komunikasi efektif (effective communication)

2. Pengembangan tim (team building)

3. Pemecahan Masalah (problem solving)

4. Kepercayaan Diri (Self confidence) 

5. Kepemimpinan (Leadership)

6. Kerja sama (Sinergi)

7. Permainan yang menghibur dan menyenangkan (fun games)

8. Konsentrasi/ fokus (concentration) i. Kejujuran/sportivitas

 

D.   Prosedur Outbound

Prosedur ( tahapan-tahapan ) outbond Belajar yang efektif  memerlukan tahapan-tahapan :

 

1.    Pembentukan pengalaman (experience)

     Pada tahap ini anak dilibatkan dalam setiap kegiatan atau permainan dalam outbound bersama dengan anak lainya dalam tim atau kelompok. Kegiatan yang berupa permainan dalam outbound merupakan salah satu bentuk pemberian pengalaman secara langsung pada anak. Pengalaman langsung tersebut akan dijadikan sarana untuk menimbullkan pengalaman intelektual, pengalaman emosional, dan pengalaman yang bersifat fisik pada anak. Pada kegiatan outbound pengalaman yang ditimbulkan diusahakan sesuai dengan kebutuhan. Karenanya sebelum kegiatan dilakukan, terlebih dahulu diadakan analisis kebutuhan anak yaitu : (1) penyusunan kebutuhan anak, (2) penyusunan jenis aktivitas, dan (3) penyusunan urutan aktivitas

 

2.    Perenungan pengalaman (reflect) Tahap ini dilakukan untuk mengetahui pengalaman yang diperoleh dari kegiatan yang telah dilakukan. Setiap anak mengungkapkan pengalaman pribadi yang dirasakan pada saat melakukan kegiatan. Pada yang dirasakan secara intelektual, emosional, dan fisikal. Di tahap ini instruktur outbound merangsang anak untuk menyampaikan pengalaman pribadi masing-masing setelah terlibat dalam kegiatan.

 

3.    Pembentukan konsep (form concept) Pada tahap ini anak mencari makna dari pengalaman intelektual, emosional, dan fisikal yang diperoleh dari keterlibatan dalam kegiatan. Tahap ini dilakukan sebagai kelanjutan tahap refleksi.

 

4.    Pengujian konsep (test concept) Pada tahap ini anak diajak diskusi guna mengetahui sejauh mana suatu konsep dapat dikuasai anak. Instruktur juga mengarahkan pertanyaan untuk mengetahui apakah anak dapat mengambil pelajaran dari kegiatan outbound dan apakah anak kira-kira mampu menerapkannya di kehidupannya.