Ice breaking untuk anak - anak

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Bermain adalah kegiatan yang sangat dekat dengan dunia anak. Kegiatan ini dapat dilakukan secara perorangan maupun berkelompok. Jenis permainan, jumlah peserta serta lamanya waktu yang dialokasikan untuk bermain, bergantung pada keinginan serta kesepakatan yang dibuat oleh para peserta. Menurut Anggani Sudono “Bermain adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan atau tanpa mempergunakan alat yang menghasilkan pengertian atau memberikan informasi, memberi kesenangan maupun mengembangkan imajinasi pada anak”. Sejatinya, sebuah permainan merupakan salah satu sarana yang bisa dijadikan sebagai jalan untuk melakukan tranformasi ilmu kepada anak-anak. oleh sebab itu, ketika seseorang anak bermain, berarti ini bukan sebagai permainan yang dapat menghibur atau melakukan aktivitas keceriaan yang tanpa makna, melainkan lebih dari itu, yaitu permainan yang dimainkan oleh siapa pun akan mempunyai arti yang mendidik, walaupun tanpa disadari oleh orang yang melakukannya. Apabila sebuah permainan diartikan demikian maka apapun bentuk permainan yang ingin dilakukan bersama dengan anak-anak, akan melahirkan sebuah jalan untuk membuat mereka semakin berkembang dan maju dalam pendidikan yang sedang dilalui. Lebih dari itu, tidak salah jika dengan melakukan permainan inilah, mereka bertambah cerdas dan pintar.

Ice breaking adalah salah satu teknik pemecah kebekuan untuk mengembalikan suasana bosan dalam pembelajaran kembali bergairah dan bersemangat. Ice breaking merupakan permainan atau kegiatan yang berfungsi untuk mengubah suasana kebekuan dalam kelompok. Ice breaking merupakan “permainan atau kegiatan yang berfungsi untuk mengubah suasana kebekuan dalam kelompok. Ice breaking adalah “peralihan situasi dari yang membosankan, membuat mengantuk, menjenuhkan, dan tegang menjadi rileks, bersemangat, tidak membuat mengantuk, serta ada perhatian dan ada rasa senang untuk mendengarkan atau melihat orang yang berbicara di depan kelas atau ruangan pertemuan. Berdasarkan beberapa pendapat di atas, Ice breaking dapat diartikan sebagai pemecah situasi kebekuan fikiran atau fisik siswa. Ice breaking juga dimaksudkan untuk membangun suasana belajar yang dinamis, penuh semangat, dan antusiasme. Hal ini Ice breaking adalah menciptakan suasana belajar yang menyenangkan (fun) serta serius tapi santai. Ice breaking adalah permainan yang dapat memecahkan kebekuan fikiran atau fisik siswa. Ice breaking juga dimaksudkan untuk membangun suasana belajar yang dinamis, penuh semangat dan antusiasme.

Berikut ini adalah

Jenis-jenis Permainan Ice Breaking

Banyak jenis permainan ice breaking yang bisa di amati, ditiru dan dimodifikasi antara lain:

 

1. Game

Game yang dilakukan bisa perorangan maupun kelompok.

 

2. Menyanyi

Menyanyi adalah salah satu ice breaking yang bisa melibatkan siswa seluruhnya. Misalnya menyanyikan lagu yang diciptakan oleh guru sendiri, atau menyanyikan lagu yang sudah dikenaltetapi diubah liriknya.

 

3. Senam

Senam adalah bagian dari kegiatan pembelajaran, agar siswa sehat, segar dan bersemangat. Ada senam yang baku yang menjadi senam wajib di sekolah-sekolah, ada juga senam dadakan yang dilakukan guru dan diikuti oleh siswanya. Misalnya bangun dari duduk dan kemudian menggerakkan tubuh.

 

4. Yel-yel Pembangkit Semangat

Yel-yel adalah kata-kata pembangkit semangat atau motivasi, dengan intonasi suara tegas, keras , namun bermakna. Yel-yel bisa menggerakkan anggota tubuh sambil menucapkan kata-kata motivasi.

 

Misalnya:

 

Guru : “mana anak yang cerdas?”

 

Siswa : “ini anak yang cerdas!” (sambil menunjukkan 2 jari jempol kedada.)

 

Guru : “Dimana?”

 

Siswa : “disini!”

 

Guru : “yang mana?”

 

Siswa : “yang ini!”

 

Guru : “Bagaimana kalau tidak cerdas?”

 

Siswa : “rugi abis” (sambil mengangkat tangan kanan dan mengepal mengeluarkan jari jempol terbalik kebawah) Dan masih banyak yel-yel lain yang dapat diciptakan oleh guru kreatif.

5. Senam Otak (Brain Game)

Senam otak atau yang biasa dikenal dengan brain game, adalah teknik senam yang menggerakkan dua belahan otak, yaitu otak kanan dan kiri. Gerakan senam otak adalah menggerakkan tangan kanan dan kiri dengan gerakan yang berbeda.

6. Tepuk

Tepukpun bisa menjadi salah satu ice breaking, asal tepukannya tidak seperti biasanya. Misalnya: tepuk satu, tepuk dua, tepuk tiga, tepuk anak sholeh, tepuk Islam, tepuk semangat dan lain-lain

7. Humor

Humor adalah teknik membawa anak bahagia dan bisa tertawa agar suasana pembelajaran bisa menyenangkan

8. Story telling

Bercerita menjadi bagian pendidikan asal yang diceritakan memiliki makna yang baik dan menggugah. Guru dapat menceritakan sendiri ceritanya atau mengubah jalan cerita yang ada kearah lain.

9. Tebak-tebakan

 

Tebak-tebakan menjadi bagian dari ice breaking, yang akan selalu membawa siswa fokus kembali. Apa lagi tebak-tebakan itu dilengkapi dengan reward bagi yang bisa menjawabnya. Suasana akan ramai jika tebak-tebakan dimulai, dan itu memang yang diinginkan guru agar semangat belajar terbangun kembali.Masih banyak lagi jenis-jenis permainan ice breaking yang dapat diciptakan guru untuk memcahkan suasana kebekuan dalam belajar hingga pembelajaran menjadi menyenangkan. Guru harus pandai dan bijak dalam memilih waktu yang tepat ketika melakukan permainan ice breaking.