Penyusunan Aktivitas Dalam kegiatan outbound

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Untuk mengukur kesuksesan sebuah kegiatan dalam pelatihan outbound di alam terbuka sangat tergantung pada urutan penyajian kegiatannya. Urutan penyajian kegiatan ini sangat terkait dengan kesiapan fisik dan suasana emosi peserta dan emosi peserta pelatihan outbound.Bila urutan kegiatan outbound tidak berhasil membuat suasana gembira yang terus meningkat, maka pelatihan akan sangat membosankan dan tidak menarik. Selain itu penyusunan kegiatan outbound harus pula mampu menumbuhkan perasaan memperoleh tantangan yang semakin meningkat.kalau kegiatan pelatihan outbound dimulai dengan kegiatan(excercise) yang sangat menantang dan penuh kegembiraan,kemudian pada kegiatan berikutnya kualitas tantangan dan kegembiraan menurun,maka pelatihan outboundnya kurang sukses.

Berikut contoh urutan kegiatan outbound(pelatihan di alam terbuka)yang  baik.

1. Berdoa bersama

2. Stretching/Peregangan otot-otot, dimulai  dengan lari-lari kecil ,senam ringan, dan pendinginan , kegiatan olahraga ini harus     dilakukan harus dengan bersungguh – sungguh agar otot menjadi lentur , dan tidak terjadi kejang otot ataupun cedera

3. Ice Breaking /permainan pemecah kebekuan. Aktivitas pemecah kebekuan dalam kegiatan outbound tujuannya untuk                 melakukan penghangatan  pada peserta agar terbentuk rasa persahabatan dan terbentuk  suasana yang menyenangkan

4. Setelah ice breaking dilakukan barulah dilakukan permainan – permainan yang berupa team building games

5. Perenungan/refleksi, dilakukan untuk memproses pengalaman dari kegiatan yang telah dilakukan

6. Penutupuan/akhir acara

 Dari sudut pandang filosofis pelatihan outbound,pada dasarnya ada dua pendekatan didalam penyusunan urutan aktivitas  kegiatan outbound.Pendekatan pertama berasumsi bahwa pembentukan(team building) harus bermula dari pengembangan  diri(personal development). Oleh karena itu urutan kegiatan outbound harus dimulai dengan kegiatan pembentukan diri melalui  kegiatan tantangan individual(personal challenge). Kegiatan pengembangan diri antara lain adalah permainan di arena tali,  atau panjat dinding. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan rasa percaya diri seseorang akan memudahkan orang  berinteraksi dengan orang lain dalam sebuah tim.Asumsu lain dari pendekatan ini adalah untuk membangun tim yang kokoh  dan berkinerja tinggi haruslah dimulai dengan memiliki anggota tim yang secara individual cukup tangguh.

Pendekatan kedua berasumsi bahwa pembentukan tim harus didahulukan urutannya baru kemudia diikuti oleh kegiatan pengembangan diri. Alasannya lebih pada kepentingan untuk menyusun rangsangan emosi, mulai dari kegiatan yang menyenangkan, tidak banyak tantangan, yang kemudian secara alami ditingkatkan tantangannya dengan kegiatan pengembangan diri yang lebih menuntut keberanian, pengikut aliran kedua ini berasumsi bahwa kegiatan tantangan personal(personal challenge) seperti high rope,airsoftgun,rafting,paralayang,wall climbing bila berhasil dilakukan akan menimbulkan perasaan kebanggaan karena telah berhasil melawan ketakutan yang ada di dalam diri.perasaan ini akan sangat berkesan bagi peserta dan biasanya apabila peserta outbound kembali ketempat kerja

Bagi anda yang ingin melakukan outbound training untuk perusahaan anda dan membangun semangat kerja yang tinggi untuk perusahaan anda dengan suasana alami dan outbound dengan harga murah? Anda dapat menghubungi kami di +62 31 372 0360- ext (227) atau This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.