Manfaat Outbound Bagi Anak Usia dini

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Pada zaman sekarang orang tua dan guru memilih kegiatan outbound sebagai salah satu kegiatan bermain untuk anak, kebanyakan memilih outbound karena kegiatan ini bersifat menyenangkan karena anak bisa bermain di tempat yang bersatu dengan alam, tetapi ada yang tau sebenarnya apa saja sih manfaat outbound bagi anak usia dini.

     Permainan outbound haruslah permainan yang bersifat petualangan dan penuh tantangan, jika ada permainan yang dilakukan diluar ruangan namun tidak menarik, menantang, mengejutkan, dan diluar perkiraan maka permainan tersebut tidak bisa disebut sebagai permainan outbound. Outbound yang dikemas dalam belajar melalui pengalam langsung akan melibatkan seluruh panca indera, fisik dan kecerdasan anak, sehingga anak akan segera mendapatkan pengetahuan, wawasan, dan pengalaman saat itu juga, serta mereka dapat lebih memahami kelebihan dan kekurangan diri sendiri dan orang lain.

    Tujuan dari outbound anak usia dini sendiri adalah untuk mengembangkan 9 potensi kecerdasan (multiple intelligences) anak, yang meliputi kecerdasan linguistik (linguistik intelligence), kecerdasan logika-matematik (logico-mathematical intelligence), kecerdasan visual-spasial (visual-spatial intelligence), kecerdasan musikal (musical/rhythmic intelligence), kecerdasan kinestetik (bodily/kinestetic intelligence), kecerdasan naturalis (naturalist intelligence), kecerdasan interpersonal (Interpersonal intelligence), kecerdasan intrapersonal (intrapersonal intelligence), kecerdasan spiritual (spiritual intelligence).

Melalui Outbound anak-anak banyak mendapatkan manfaat,antara lain :

1.Dari segi fisik motorik. Dengan outbound motorik anak akan mengalami pertumbuhan yang baik, ia akan belajar keseimbangan, berjalan, berlari,naik, turun dan yang lainnya, sehingga berbagai organ tubuhnya akan aktif dan ini akan mengarahkan kepada kesehatan.

2.Dari segi psikis (kejiwaan). Teori Psychoanalysis dari Sigmund Freud mengatakan bahwa bermain berguna untuk mengurangi kecemasan anak dengan mencoba mengekspresikan berbagai dorongan impulsifnya.

3.Dari segi sosial. Dengan outbound anak akan belajar bersosialisasi dengan teman-temannya, ia belajar berkomunikasi belajar memecahkan  masalah, belajar mengenal aturan-aturan sosial, belajar menerima kekalahan dan belajar untuk menang.

4.Dari segi ilmu pengetahuan. Melalui outbound anak diminta untuk berpikir memecahkan masalah-masalah yang dihadapi anak. Dengan bermain anak akan juga belajar berbahasa, belajar mengenal lingkungannya dan berbagai ilmu pengetahuan yang lain.